Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak Efisiensi, Anggaran Ormawa Tahun 2025 Terkena Imbas!

Feb 27, 2025 | 10:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-28T12:04:39Z

 

Dokumentasi Rapat Koordinasi Ormawa

Kampus, Red Line News-- Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, M. Ali Rusdi menggelar Rapat Koordinasi Organisasi Mahasiswa (Ormawa)  2025 bertempat di Flyover Lantai 3 Rektorat IAIN Parepare, Kamis (27/02).


Dalam rapat tersebut dihadiri Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I), Senat Mahasiswa Institut (SEMA-I), Ketua, Pemimpin, Komandan dari Unit Kegiatan Kampus (UKK) atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Ketua dan Wakil Ketua dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F), Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HM-PS) yang membahas tentang efisiensi anggaran.


Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, M. Ali Rusdi mengungkapkan bahwa Kampus mengalami pemangkasan anggaran, sehingga kegiatan banyak dibatalkan. "Saat ini, semua perguruan tinggi terdampak pemotongan anggaran dengan nominal yang berbeda-beda dan Kampus kita mengalami pemotongan sebesar Rp25 Miliar lebih. Sisa anggaran yang tersedia sangat terbatas, sebagian besar dialokasikan untuk gaji, sehingga banyak kegiatan yang harus dibatalkan," ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa anggaran kegiatan Mahasiswa tersisa Rp450 Juta. "Anggaran untuk kegiatan Mahasiswa hanya tersisa Rp450 juta, yang harus dibagi secara adil. Pimpinan kampus tetap berusaha memberikan dana untuk Ormawa, meskipun jumlahnya tidak sebesar tahun sebelumnya," tambahnya.


Adapun rincian sementara dari pembagian anggaran untuk masing-masing Ormawa yaitu:

1.  DEMA- I dan SEMA-I sebesar Rp15 juta.

2. UKK/UKM sebesar Rp15 juta.

3. DEMA-F dan SEMA-F sebesar Rp13 juta.

4. HM-PS sebesar Rp6 juta .


Kepala Sub Bagian Perencanaan, Organisasi dan Hukum, Hasyim menuturkan bahwa hingga saat ini sudah 3 kali pemotongan anggaran. "Sejauh ini, sudah terjadi tiga kali pemotongan anggaran, tetapi kondisi masih tetap aman. Namun, keluarnya Surat Edaran (SE) Nomor 30 Tahun 2025 sebagai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 mengenai penghematan anggaran mulai menimbulkan kekhawatiran", tuturnya.


Senada dengan itu Komandan Resimen Mahasiswa Sat. 709, Ahmad Daufal mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran Ormawa  tahun ini berdampak signifikan. “Ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kegiatan dan program kemahasiswaan dibandingkan dengan dana tahun lalu. Namun, saya berharap hal tersebut tidak mengurangi minat Mahasiswa  untuk terus berkarya serta mengembangkan soft skill dan hard skill mereka,” ungkapnya.



Reporter: DHL/FCH

Redaktur: RST

Web & IT: Kiky

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update